Posts Tagged ‘arsitektur komputer paralel’
ARSITEKTUR KOMPUTER PARAREL
I. PENDAHULUAN
Jumlah data yang didapat dari pendeteksian keadaan cuaca, polusi udara dan unsurunsur
kimia lapisan bumi menunjukkan nilai rata-rata 1010 bit (binary digit) per detik.
Sedangkan dalam operasi kedokteran dengan bantuan scanner (penyinaran), penyajian
grafik rekonstruksi ruang dengan komputer baik dari data langsung yang didapat dari
pemotongan melintang suatu organ tubuh maupun dari data pemutaran koordinat pada
berbagai sudut pandang, minimal memerlukan kecepatan proses operasi hitung sebesar
1015 kali per detik.
Kedua contoh di atas mengungkapkan bahwa kita perlu merancang komputer cepat
tipe paralel guna memproses data dalam ukuran besar dan dalam waktu singkat untuk
berbagai bidang aplikasi, antara lain: kedokteran, klimatologi, penerbangan, eksplorasi,
hankam, astronomi dan lain sebagainya. Hal ini disebabkan komputer sekuensial
93
Majalah Matematika dan Statistika
Volume 1, No. 2, April 2001 : 92-99
dipandang sangat terbatas kemampuannya untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti
kedua contoh tersebut.
Beberapa studi tentang komputer paralel telah diperkenalkan, baik yang bersifat
arsitektur [Selim, 1989; Knob, 1990; Saad, 1990; Carmona, 1991; Jaja, 1992 dan
Bertsekas, --] maupun dari segi kompleksitasnya [Golub, 1989; Schendel, 1984]. Dalam
penyajian ini, kita membahas berbagai ragam arsitektur paralel dan ukuran
kompleksitasnya antara komputer tipe sekuensial dan paralel. Tujuan membahas
arsitektur adalah untuk mengetahui nilai efisiensi kerja prosesor pada berbagai model dari
perancangan (arsitektur) komputer. Sedangkan tujuan membahas kompleksitas program
adalah untuk mengetahui kecepatan eksekusi program, kecepatan komunikasi data dan
jumlah minimal prosesor yang harus digunakan dalam menyelesaikan suatu masalah
tertentu secara paralel.
II. PEMBAHASAN
2.1 Jenis-jenis Arsitektur Komputer
2.1.1 Komputer SISD Read the rest of this entry »